Yuk mengenal puisi akrostik dan contoh-contohnya

 Halo ... apa kabar semuanya? Semoga sehat-sehat saja di tengah pandemi corona ini. Nah, bagi kalian yang kadang merasa "kurang kerjaan" karena di rumah terus, Tasya pengen ngajakin kalian, nih, buat mengisi kegabutan dengan tulisan. Yuhuu ....

Kepo, gak, nih? 

Bagi kalian yang suka nulis puisi, Tasya punya rekomendasi jenis puisi, nih, buat dicoba. Bisa nge-bucin juga, kok. Hehehe ....

Penasaran puisi apa? Yuk, cekidot.

Puisi Akrostik

Akrostik itu berasal dari bahasa Prancis acrostiche dan Yunani akrostichis yang artinya adalah sebuah sajak (kata lain dari puisi, yang huruf awal baris-barisnya menyusun sebuah atau beberapa kata, apabila dibaca secara vertikal (dari atas ke bawah).

Puisi Akrostik adalah sajak atau puisi yang huruf awal dari setiap baris menyusun sebuah kata atau kalimat secara vertikal dari atas ke bawah. Puisi Akrostik biasanya membicarakan apa yang menjadi susunan huruf yang membentuk sebuah kalimat di awal baris. Yang paling penting adalah mengait-ngaitkan pilihan kata yang sesuai dengan huruf awal dan makna yang tercakup di dalamnya.

Puisi ini cocok buat pemula.

Lebih gampang diingat. Akrostik adalah hurus yang dijadikan kata. 

Huruf dan kata berbeda.

Huruf: A, b, c, d, dsb.
Kata: dia, makan, pergi, dsb.

Cocok buat bikin puisi yang mengandung unsur nama seseorang.
Contoh:

Salju

Senyumanmu menggoda iman
Atmaku bahkan tercengang
Lihat auramu bak putri raja
Jantungku berdegup tiap memandang
Uh ... bisakah aku mendapatkanmu sekarang juga?

Adapun komponen Puisi Akrostik terbagi menjadi:

1. Akrostik (Kata)

Akrostik kata adalah akrostik yang hanya fokus pada satu huruf menjadi kata.

Contoh: 

CINTA

Cerita

Indah

Nan

Tiada

Akhir

2. Akrostik (Larik)

Akrostik larik adalah akrostik hanya fokus satu huruf menjadi satu larik larik.

Contoh:

Judul: Usah Lemah, Puan
Oleh: Tasyayouth

Untuk apa berharap dia?
Setitik luka sebelanga duka
Apa dikata dia tak hendak
Hati yang retak, sembuhkan jua

Lemahkah kita, Puan?
Erak sudah, bukan?
Mana hati bukan mainan
Akankah tetap bertahan?
Harusnya kita tegak, Puan!

Perlahan saja, luka 'kan menghilang
Usah galau atau bimbang
Arjuna melimpah ruah di nusantara
Naban hak kita, kuat bagai Cut Meutia

(Tanah Merah, 03 Agustus 2020)


3. Akrostik (Bait)

Akrostik bait adalah akrostik yang fokus satu huruf menjadi satu bait puisi.

Contoh:

AKU 

Aku ingin memelukmu satu persatu, seperti malam memeluk bulan dan bintang-gemintang.

Kan usap rambutmu, membiarkan tangan ini menari di sela rambut yang mulai memutih zaman.

Usai kisah ini, akan menjadi nisan di antara air  mata dari mata air rindu.


4. Double Akrostik

Double Akrostik adalah susunan verital ke bawah huruf awal dan memiliki akhiran sama seperti judul.

Contoh:

MATI

Masa terus menikam

Asa makin membara

Tatapan kosong bersahabat,

Indah dunia seperti ibu jari

 

5. Akrostik (Terbalik)

Akrostik terbalik adalah susunan akrostik berbeda dengan akrostik yang lain. Yaitu, akrostik yang dimulai penyusunan huruf dari bawah ke atas.

Contoh:

PADI (IDAP)

Indah ditatap

Dada pun berisi

Aku semakin menunduk

Padamkan gemuruh terkutuk.


6. Akrostik Tengah

Akrostik Tengah adalah,susunan akrostik yang terdapat di tengah larik dengan tandai kurung buka "()" pada huruf yang dimaksud untuk memudahkan pembaca menemukan akrostiknya.

Contoh:

KISAH

Kutulis (k)isahmu pada lembaran hitam
Kau laksana rembulan memeluk (i) klim lewat selimut malam
Biarkan pintu (s)yahdu mengetuk hatimu.
Akan datang bisikan (a)sa sebelum merajut
Benang merah menjadi (h)ari yang terbujuk.


Nah, sudah tahu, kan, bagaimana puisi akrostik? Sekarang, Tasya mau kasih tipsnya, nih.

Tips menulis puisi Akrostik:
-Huruf dan kata yang dipakai harus sesuai dan tepat sasaran.
-Diksi sangat berperan jadi pakai KBBI dan Tesaurus agar tidak salah makna
-Jangan lupa tentukan jenis puisi akrostik seperti apa yang ingin digunakan.
-Tulis huruf awal sebagai dasar kata yang akan dijadikan puisi.
-Sebagai permulaan, pakai dulu huruf awal kata dasar yang lebih pendek.


Nah, sekian dari Tasya. Semoga bermanfaat, ya. Dan jangan lupa buat dipraktekkan. Salam Salju.


Sumber referensi:

https://id.wikihow.com/Menulis-Puisi-Akrostik

https://ruangsekolah.net/cara-mudah-memperlajari-puisi-akrostik-beserta-contohnya-141


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riset? Apakah penting?

Seberapa Penting Menghargai Karya Sendiri?